HAKIKAT CINTA

Pernah tak kita minta dalam doa,
" Ya Allah, aku nak sangat 'rasai' perasaan jatuh cinta pada-Mu ya Tuhan dengan sebenar-benarnya, dengan sesungguhnya, dengan sedalam-dalam jiwa raga."
Pernah?
Kalau tak pernah, mulai sekarang cubalah minta sesungguh hati.
Kita banyak galau sebab hati banyak terpenuhi dengan "hubbu dunia", cinta pada isi dunia.
Kita banyak resah fikirkan soal jodoh, anak, rezeki sebab hati terpenuhi dengan "hubbu syahawat", cinta pada manusia berlebihan.
Kita banyak khuatir fikirkan soal masalah kehidupan sebab hati terpenuhi dengan "hammi wal hazan", takut benda yang tak terjadi lagi dan takut fikirkan masa depan.
Kita banyak dihimpit emosi dan perasaan sehingga rasa down yang amat, sebab begitu besarnya fokus pada benda yang sekejap.
Padahal kita tahu dunia hanya ujian. Sekejap je.
Tapi selalu kita rasa nak hidup lama di sini.
Selalu kita rasa nak dapatkan semuanya di sini.
Selalu kita rasa nak bahagia dan hepi-hepi sahaja di sini. Jangan ada cerita sedih-sedih.
Sehingga kita terlupa KEKOSONGAN jiwa kita paling besar adalah kita KEHILANGAN CINTA ALLAH dalam jiwa.
Kita hilang 'rasa' dengan-Nya.
Kita tak rasa 'deep' dengan Allah.
Kita tak rasa kasih sayang dan cinta Allah yang lebih 'besar' itu.
Dan kita selalu meremehkan perasaan tersebut, tidak mempedulikan, tidak memperhalusi apa 'feeling' kita dengan Allah, sehingga kita hilang petunjuk hidup.
Kita hilang arah tujuan sebenar.
Kita mudah tersasar dan nanar.
Bukan masalah buat kita bermasalah.
Tapi hati yang tidak terpenuhi dengan cinta Allah itu akan selalu rasa berat menghadapi masalah.
Carilah apa yang kita hilang itu.
Perasaan cinta dengan sesungguhnya kepada-Nya.
Jika manusia kita bagai nak mati sayang dan cintai dia, menangis sebab dia, berkorban segalanya untuk dia,
"Why dont we feeling with Allah more than human love?"😭
"Bukankah sepatutnya perasaan terlebih cinta itu pada DIA yang selayaknya?"
I dont ask you, but i just ask myself again and again.
Bukan bermakna tak boleh minta cinta manusia, tapi bukanlah terlalu meminta cinta itu sehingga kita terlalu 'pegang kejap' untuk memilikinya.
Bila tak dapat orang yang kita cintakan, kita akan sakit, parah, menderita.
Dan saya dah merasai peritnya hilang cinta Allah.
Rupanya jauh lebih perit dari hilang cinta manusia.
Rasa sangat lost, total lost.
Then barulah saya sedar.
Rupanya doa di atas bukan hanya perlu diminta sekali.
Tapi sehingga nafas mati.
Bukan sekadar dirasai di hati, tapi terasa cinta-Nya menyelubungi dan menerangi seluruh perjalanan hidup ini.
Allahu. May Allah always guide us, full us with rahmah, love and his mercy in our heart.
"Deep in heart."

Comments

Popular posts from this blog

Spaghetti Goreng versi campak campak

Bunga Hijrah

TENTANG JANJI-Mu